Syetan Syetan Manusia

Abu Dzarr ra meriwayatkan, suatu hari aku mendatangi Rasulullah di masjid. Ketika aku duduk, Rasulullah bertanya, “Wahai Abu Dzarr apakah kamu sudah shalat?” Aku menjawab, “Belum.” Rasulullah memerintahkan, “Berdiri dan lakukanlah shalat.” Lalu aku berdiri dan shalat kemudian duduk. Rasulullah memberikan nasihat lagi, “Wahai Abu Dzarr ber-ta’awwudz-lah (minta perlindungan kepada allah) dari kejahatan setan manusia dan jin.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah ada setan dari bangsa manusia?” Rasulullah menjawab, “Ya.” (HR Ahmad dan al-Bazzar)

Ketahuilah wahai saudaraku, sesungguhnya setan jenis ini lebih berbahaya dari setan jenis iblis. Sesungguhnya iblis telah berjanji,

Iblis menjawab, ”Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlas di antara mereka. (Shad [38]: 83) Dalam ayat lain juga dijelaskan, Niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil. (al-Isra” [17]: 62)

Jadi, setan (jenis iblis) tidak ingin menguasai semua hamba Allah. Sedangkan setan jenis manusia, tidak hanya menggoda seperti iblis, namun dia juga berusaha untuk menguasai semuanya dengan berbagai bentuk fitnah dan serangan. Dia ingin menggoda semua, menyesatkan dan menjerumuskan. Dia tidak akan membiarkan satu orang pun kecuali jika orang itu telah mengucapkan apa yang dia Setujui dan sesuai dengan hawa nafsunya. Allah swt berfirman,

Apabila kamu membaca aI-Qur‘an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. (an-Nahl [16]: 98)

Dalam ayat ini, Allah tidak memberikan perintah misalnya “mintalah perlindungan dari iblis”. Karena banyaknya jenis dan macam setan yang merintangi jalan Allah. Betapa banyak musuh para Rasul dari jenis setan manusia yang lahir di setiap waktu, tempat dan masa. Mereka lebih berbahaya dari jenis setan jin.

Ketahuilah bahwa cara-cara setan manusia dalam memberikan godaan sangat banyak. Setan-setan manusia lebih berbahaya dari setan-setan jin.

Seorang ulama berpendapat :

1. Setiap orang yang bersekongkol dengan iblis, menjadi salah satu bala tentaranya, mengajak kepada kemungkaran dan perbuatan nista adalah setan.

2. Setiap orang yang mempunyai peran dan usaha keras untuk merintangi manusia dari jalan Allah, adalah setan.

3. Setiap orang yang mengajak kepada jalan kebatilan dengan segala cara, slogan dan mazhab adalah setan.

4. Orang yang melarang dan merintangi manusia untuk memerintahkan kebajikan dan mencegah kemungkaran adalah setan.

5. Orang yang mengajak manusia untuk berbuat hina dengan kedok istilah atau nama apa pun adalah setan yang terkutuk.

6. Orang yang berusaha menghilangkan rasa malu dalam masyarakat adalah setan yang terkutuk.

7. Wartawan dan penyiar jika menyebarkan informasi yang bertentangan dengan ajaran Ibrahim (Islam) dan syariat Muhammad adalah setan yang terkutuk.

8. Penulis jika menyebarkan tulisan yang merusak akhlak, menghilangkan harga diri dan rasa malu adalah setan.

9. Orang yang merayu manusia dengan perkataan dan perbuatannya untuk mengikuti musuh-musuh Allah baik dalam pakaian, akhlak, hari-hari besar dan ritualnya adalah setan yang terkutuk.

Mengapa demikian, karena mereka semua telah mengikuti perbuatan dan perkataan setan atau dengan mengikuti adat-adat buruk orang-orang kafir (seraya mengatakan) bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-arang yang beriman. (An Nisa“ [4]: 51)

Di antara jenis setan manusia yang paling kuat adalah Syaithanah dan yang paling jahat adalah mereka yang selalu berusaha menjauhkan manusia dari ajaran Ibrahim serta syariat Muhammad.”

Anda akan melihat bahwa setan begitu gencar, kepayahan dan menjulur-julurkan lidahnya seperti anjing untuk menyebarkan Propaganda dan mempromosikan pemikirannya. Mereka mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk merintangi jalan Allah.

Allah swt menjelaskan,

Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi penyesalan bagi mereka dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka jahanam/ah orang-orang kafir itu dikumpulkan. (al-Anfal [8]: 36)

Mereka adalah para pewaris iblis dari bangsa manusia yang berusaha menjerumuskan anak Adam. Mereka menggoda anak Adam untuk berbuat kejahatan, mengajak kepada kenistaan, meninggalkan kebajikan, merayu untuk berkhianat kepada Allah serta melenyapkan kitab dan agama-Nya.

Kita dapat menyaksikan para setan manusia di zaman ini, menyebut kerusakan sebagai reformasi. Mereka menamakan konspirasi, fitnah dan melanggar perjanjian sebagai suatu kebebasan. Mereka mengistilahkan khianat kepada Allah dan menghapus ajaran Ibrahim sebagai modernitas, berbuat kenistaan sebagai hak manusia.

Mereka menganggap kehinaan sebagai peradaban dan perkembangan. Bagi mereka, menghapus kitab Allah adalah kemajuan dan mengikuti perkembangan zaman. Begitulah, mereka bersilat lidah di berbagai media masa. Dengan tangan-tangan najis, mereka menampilkan tajuk-tajuk di buku-buku masa kini, majalah-majalah dan koran-koran yang benar-benar telah rusak. Hanya kepada Allah kita mengadu.

Kebatilan mereka telah menyebar luas. Bala tentara dan -pengikut mereka telah banyak. Fitnah dan kejahatan mereka telah tersiar. Para setan telah menguasai gedung-gedung. Mereka telah memperjualbelikan akal, mengelabui pikiran, meresahkan nurani, memutarbalikkan fakta, memperbanyak aneka kebatilan serta menyebarluaskannya dengan berbagai hiasan dan warna.

Oleh sebab itu wahai setiap muslim, berhati-hatilah dan sigaplah dengan apa yang mereka lontarkan secara tersembunyi atau terang-terangan, secara lahir maupun batin. Jadikanlah kitab Allah dan sunah rasul-Nya sebagai alat untuk menimbang segala hal dan semua orang. Apabila Anda tertarik dengan perkataan seseorang atau kepongahannya dan mempromosikan pembaharuan, maka jangan Sekali-kali hati Anda tertarik untuk mengkaji riwayat hidup atau kiprahnya. Bandingkan saja antara perkataan dengan perbuatannya Apabila amal perbuatannya sesuai dengan Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya, Anda melihat bahwa dia adalah pembawa risalah Allah dan mengambil dari kitab-Nya, membela agama dan hak-hak umat Islam di setiap negeri, maka dia itu adalah termasuk hamba Allah yang saleh.

Sebaliknya, jika Anda melihat bahwa tingkah laku dan perbuatannya seperti tingkah laku orang munafik yang telah dibuka kedoknya oleh Allah di dalam al-Qur‘an, apa yang dia propagandakan hanyalah ungkapan untuk mengelabui akal manusia, mempermainkan emosi mereka, perbuatan dan prinsipnya diambil dari Timur (komunis) dan Barat (kapitalis), maka dia itu adalah setan dan bala tentara iblis. Dia adalah salah satu dai sesat meskipun tinggi jabatannya, banyak buku dan makalah maupun banyak pengikut dan pendukung prinsip-prinsipnya. Allah swt berfirman :

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.

(al-An’am [6]: 116)

Benar, kebatilan para setan manusia telah menyebar luas hingga mereka telah merehatkan para iblis dari bangsa jin dalam banyak hal. Mereka telah merehatkan para setan penjajah dalam banyak tugasnya. Fitnah mereka menjadi lebih berbahaya daripada pembunuhan. Karena mereka telah menenggak nanah, darah dan nanah campur darah milik penjajah lalu mencampurkannya ke dalam hati-hati yang suci. Mereka lebih berani dari penjajah baik dalam perkataan, perbuatan, tindakan maupun fitnahnya.

Sumber Rujukan :

Kupas Tuntas Strategi Syetan

Penulis : Yusuf Al Hajj Ahmad

Penerbit : Maghfirah Pustaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s