Seorang Manusia Beriman Shalat Sempurna Dalam Ketakjuban

100_5473Ketakjuban adalah sejenis ketakutan yang bercampur penghormatan. Di sisi lain, merasakan ketakjuban selagi shalat adalah merasakan keagungan dan kekuatan Allah di hadapan-Nya dan menyimpan ketakutan mendalam selagi menegakkan kegiatan ibadah ini.

Seorang mukmin yang sadar bahwa ia berada di hadapan-Nya, Tuhan segenap dunia akan pasti merasakan kekuatan ini dan mendekatkan diri kepada Allah terkait dengan ketakutan dan penghormatan yang dirasakan terhadap-Nya.

Seorang mukmin yang bermaksud menegakkan shalat dengan ke-hati-hatian yang sepatutnya harus melakukan semua cara mengatasi penghalang-penghalang yang mungkin merintangi pemusatan pikirannya dan memberikan perhatian terbesar untuk memastikan perasaan dan pemusatan pikiran yang disyaratkan.

Di hadapan-Nya, Tuhan kita memerintahkan kita hanya mengingat dan memuja-Nya dan menjadi orang yang beriman murni dan alami ke-pada-Nya. Shalat dengan kehati-hatian merupakan kesempatan besar menyadari semua ini. Sungguh, Allah memerintahkan kita menegakkan shalat untuk mengingat-Nya (QS Taha, 20: 14).

(Harun Yahya, Iman Yang Sempurna, 2005)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s