Mereka yang tidak disapa Ramadhan

Tak berapa lama lagi Ramadhan akan kembali datang, seperti tahun-tahun sebelumnya apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambutnya?, biasa-biasa saja tanpa persiapankah diri kita?

Ada beberapa orang yang tidak di sapa Ramadhan, ketika Ramadhan datang hari-hari yang dilaluinya berlalu begitu saja.

1. Mereka yang tetap melakukan dosa-dosa besar

2. Mereka yang tidak mendapatkan Ampunan Allah SWT

3. Mereka yang hanya mendapatkan lapar dan haus saja

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dari Ramadhan yang satu menuju ramadhan berikutnya akan menjadi penghapus dosa-dosa di antara Ramadhan itu kecuali dosa besar. Seperti shalat Jumat yang satu sampai shalat Jumat berikutnya juga menghapus dosa-dosa diantara keduanya, kecuali dosa besar. Untuk dosa besar dibutuhkan Taubat sendiri. Maka bila di bulan Ramadhan ini masih saja orang melakukan dosa-dosa besar, maka Ramadhan tidak akan menyapa dirinya.

Suatu hari Rasulullah naik mimbar dan berkata : “Amin, Amin, Amin.” Para sahabat bertanya, “Mengapa engkau mengatakan Amin, Amin, Amin wahai Rasulullah?. Maka Rasulullah menjelaskan, “Sesuangguhnya Jibril telah datang kepadaku dan mengatakan, “Barangsiapa mendapati Ramadhan, lalu tidak diampuni dosanya, dan dimasukkan nereka dan dijauhkan dari Ramadhan itu maka katakan, ‘Amin. Maka akupun mengatakan “Amin.

Ampunan itu sendiri akan diberikan kepada orang-orang yang benar-benar menjalankan puasa Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan pengharapan. Sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadistnya yang lain yang diriwayatkan oleh Bukhori, “Barangsiapa berpuasa bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan penuh pengharapan, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Ada yang tidak disapa Ramadhan karena puasanya hanya mendapatkan haus dan lapar saja, karena tidak meninggalkan perkataan keji dan perbuatan yang munkar. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan keji dan perbuatan munkar maka Allah tidak merasa perlu dengan apa yang ia lakukan dengan meningalkan makan dan minum.” (HR. Bukhori)

Maraji’ : Nasihat Ramadhan orang-orang shaleh – Tarbawi Press

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s