Hari Kiamat itu Mengerikan bagian 1

Hari kiamat adalah hari yang sangat BESAR dan sangat MENGERIKAN yang tiada bandingannya. Betapa mengerikannya hari itu ditunjukkan oleh berbagai hal :

Pertama, penggambaran oleh Allah SWT bahwa hari itu besar. Tuhan cukup menggambarkannya demikian untuk menunjukkan bahwa hari itu lebih besar daripada yang kita bayangkan dan khayalkan. “Apakah mereka tidak mengira bahwa mereka akan dibangkitkan pada hari yang besar, hari manusia bangun menghadap Tuhan semesta alam? (QS. Muthaffifin : 4-6). Pada kesempatan lain, Allah SWT menggambarkannya dengan Berat, dan di tempat lainnya lagi dengan Susah : “Sesungguhnya mereka mencintai kehidupan dunia dan tidak mengindahkan hari yang berat di belakang mereka (Al Insan : 27), Maka Hari itulah hari yang susah, tidak mudah bagi orang-orang kafir (Al Muddatstsir : 9-10).

Kedua, Keterkejutan dan kepanikan yangmelanda manusia pada hari itu. Di hari itu, ibu menyusui yang sedang mengasuh bayinya lupa akan bayinya, ibu yang sedang hamil gugur kandungannya, dan keadaan manusia seperti orang yang sedang mabuk yang kehilangan akal. “Wahai manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu! Sesungguhnya uncangan kiamat itu sesuatu yang  besar. Pada hari itu setiap ibu yang menyusui lupa akan bayi yang disusuinya dan setiap yang hamil mengalami keguguran, serta kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah sangatlah berat. (Al Hajj 1-4).

Pada hari itu, karena begitu ngeri mata orang-orang yang lalim terbelalak, karena begitu terkejut, mereka tidak berkedip, tidak menoleh ke kanan dan ke kiri, karena begitu takut, hati mereka menjadi hampa, tidak ingat dan tidak memikirkan apapun. “Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mangangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka hampa” (Ibrahim : 42-43).

Karena begitu mengerikannya hari itu, hati (jantung) orang-orang lalim naik ke tenggorokan mereka, tidak keluar dan tidak diam di tempatnya. “Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa’at yang diterima syafa’atnya” (Al Mu’min : 18).

Pada kesempatan lain Allah SWT menggambarkan apa yang terjadi di hati dan mata di hari itu. Dia berfirman : “Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.” (An Nuur : 37),juga “Hati manusia pada waktu itu sangat takut. Pandangannya tunduk (An Naziat : 8-9). Untuk meemahami kepanikan dan ketercekaman manusia pada hari itu, cukuplah diingat bahwa bahkan anak kecil yang belum berdosa pun, rambut kepalanya menjadi beruban karena kengerian yang dilihatnya. “Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban. Langit(pun) menjadi pecah belah pada hari itu. Adalah janji-Nya itu pasti terlaksana (Al Muzzamil : 17-18).

Bersambung .. Insya Allah …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s