Umroh Haji Terkait ONH, Menag Tunggu Rekomendasi Tarif Pesawat Kemenhub

JAKARTA-–Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan tengah menunggu rekomendasi spesifikasi dan tarif biaya pesawat bagi jamaah haji tahun ini dari Kementerian Perhubungan. Rencananya, hasil rekomendasi itu akan digunakan Kemenag saat bernegoisasi dengan beberapa maskapai yang menawarkan diri menjadi mitra perjalanan udara jamaah haji. ‘’Kemenhub nanti akan memberikan kriteria pesawatnya seperti apa, daya tampung, dan estimasi harga,’’ katanya ,’’ katanya dalam konferensi pers di di Gedung Kementerian Agama, Kamis, (29/4).

Menurut Suryadharma, Kemenag tidak mau gegabah dalam menetapkan biaya transportasi haji dan bernegoisasi dengan maskapai. Sementara, pihak yang dinilai berwenang dan memiliki kualifikasi untuk menentukan spesifikasi dan estimasi harga wajar biaya transportasi pesawat udara bagi jamaah haji adalah Kemenhub.

Mengenai spesifikasi pesawat, menurut Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, Slamet Riyanto, hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting pemerintah. Alasannya, kelaikan dan kualitas pesawat memainkan peran penting untuk memastikan keselamatan jamaah haji. ‘’Harapan kita pesawat yang mengangkut jamaah haji tidak boleh berusia 20 tahun, tapi lebih muda. Ini biar lebih aman,’’ katanya.

Suryadharma juga menyebutkan, pemerintah akan terus berusaha mendorong efisiensi biaya transportasi haji. Hal itu dilakukan dengan terus berusaha melakukan penyesuaian komponen biaya transportasi hingga level efisien tanpa mengesampingkan kualitas layanan. Salah satu komponen yang dikaji adalah biaya transportasi darat. ‘’Logikanya kan biaya transportasi darat bisa ditekan karena pemondokan haji tahun ini lebih dekat dari Masjidil Haram. Jadi, masih ada ruang untuk perubahan,’’ ujarnya.

Selasa, (27/4), Menag mengusulkan Ongkos Naik Haji (ONH) tahun ini naik 133 dolar AS menjadi 3.577 dolar AS dari tahun lalu 3.444 dolar AS. Alasannya, terjadi kenaikan biaya pemondokan akibat jamaah haji tahun ini direncanakan tinggal lebih dekat dari masjidil haram dibandingkan tahun lalu. Sementara, kurs digunakan dalam musim haji tahun ini adalah Rp 9.500 per dolar AS atau lebih rendah dibandingkan tahun lalu Rp 12.500 per dolar AS.

Berdasarkan estimasi tersebut, terdapat enam komponen pembentuk ONH tahun ini menjadi 3.557 dolar AS. Biaya penerbangan 1.787 dolar AS, upah layanan umum (general service fee) 159,7 dolar AS, biaya operasional di Arab Saudi 1.209,5 dolar AS, biaya hidup (living cost) 405 dolar AS, biaya pengamanan (safeguarding) 15,8 dolar AS, dan asuransi jiwa Rp 100 ribu.

Dari rincian tersebut, perubahan harga terjadi pada komponen biaya operasional di Arab Saudi. Dari tiga sub komponen operasional, biaya akomodasi mengalami kenaikan menjadi 1.003,7 dolar AS dari tahun lalu 867 dolar AS, sedangkan biaya konsumsi menurun dari 89,1 dolar AS menjadi 84,7 dolar AS. Sementara, transportasi darat tetap sama dengan tahun lalu 121,1 dolar AS. Kenaikan juga terjadi pada biaya pengamanan dari 15,1 dolar AS menjadi 15,8 dolar AS.

Sumber : Republika-Online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s