Mengenal Asam Urat

Pada suatu kesempatan training di Jakarta secara kebetulan menginap bersama kawan yang mengidap ginjal yang mengharuskan untuk dicuci darahnya secara berkala.

Dari obrolan-obrolan ringan saya menyimpulkan sendiri bahwa sejak mudanya kawan saya ini hobbynya olah raga  dan satu hal yang mungkin belum dijaganya saat itu adalah pola makan. Sehingga berakibat pada kandungan asam urat yang melebihi standart sehat pria dewasa.

Di sebuah majalah pernah saya baca bahwa seorang wakil direktur sebuah perusahaan pernah di wawancarai oleh majalah tersebut bahwa kini dia merasa lega walaupun dia harus berpantangan menyantap sejumlah makanan yang pernah menjadi kegemarannya. Dia sekarang tidak lagi makan jeroan atau produk yang terfermentasi dan diasinkan, juga kacang-kacangan.

Namun itu adalah pengorbanan yang tidak seberapa bila dibandingkan dengan rasa nyeri yang luar biasa yg meyerang beberapa persendiannya, katanya. Riwayat penyakit asam uratnya memang bukan hal yang baru, yaitu bercokol sejak 1992. Kegemaranya bermain sepak bola juga semakin menambah resiko asam urat, sebab ada semacam kristal yang mengendap di sendi-sendi yang pernah mengalami trauma akibat olah raga tersebut. Meski sering terserang ngilu persendian, ia tak terlalu menghiraukannya, hingga pada tahun 2004, lututnya dioperasi dan dari sana keluar kristal-kristal berbentuk seperti kapur.

Penyakit asam urat disebabkan oleh kemampuan metabolisme organ tubuh yang kurang baik. Purin -turunan nukleoprotein, yang salah satu komponen asam nukleat yang ada di inti sel-sel tubuh- yang seharusnya dikeluarkan lewat air seni atau keringat tidak maksimal terbuang. AKhirnya dia bercampur dengan darah dan mengendap di persendian.

Purin sendiri sebenarnya sudah ada dalam tubuh manusia dan semua makanan dari sel hidup, yaitu tanaman dan hewan. Jadi asam urat secara alamiah merupakan hasil metabolisme- sehingga setiap orang memiliki asam urat, tapi kadarnya tak boleh berlebih. Karena tubuh menyediakan 85 % senyawa purin untuk kebutuhan sehari-hari, hanya butuh 15 persen purin dari makanan. Karena purin merupakan hasil dari metabolisme tubuh maka orang dengan asam urat tinggi harus hati-hati dengan penyakit yang berhubungan dengan metabolisme.

Apa saja penyakit yang berhubungan dengan metabolisme ?. Di antaranya adalah : Jantung, Kencing manis, dan penyakit yang berdampak langsung dengan ginjal. Dan yang paling menakutkan adalah apabila asam urat itu mengendap di ginjal, bisa terjadi gagal ginjal, cuci darah bahkan bisa sampai meninggal dunia, oleh karena itu kadar asam urat tinggi tak bisa disepelekan agar purin tidak mengendap di ginjal.

Menurut Dr. spesialis reumatologi bahwa asam urat asalnya berasal dari dalam darah, masuk ke dalam sendi lalu dibuang lewat ginjal, makanya orang dengan sakit ginjal kadang-kadang asam uratnya tinggi, bukan karena ginjalnya menghasilkan asam urat, tapi karena asam uratnya tidak bisa dibuang.

Secara umum manusia mengeluarkan asam urinat -sebelum menjadi purin- sebagian besar lewat ginjal dan 80 persen keluar bersama air seni. Sebagian besar sisanya diubah oleh metabolisme dan sebagian kecil diubah oleh bakteri usus.

Asam urat tinggi biasa menyerang laki-laki yang cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Adapun pada perempuan asam urat tinggi menyerang setelah menopause. Ini karena perempuan dilindungi oleh hormon estrogen -yang mampu membantu membuang purin- sedangkan laki-laki tidak.

Tempat nongkrong yang di sukai asam urat adalah di pangkal jempol kaki, pergelanagn kaki dan lutut. Bila sudah parah bisa juga bersarang di pergelangan tangan dan siku.

Kadar asam urat tinggi juga bisa berubah menjadi penyakit darah tinggi, menyerang jantung, menyebabkan stroke, kencing manis dan merembet ke organ tubuh lainnya.

Menurut Dr. spesialis reumatologi lagi bahwa dalam kasus jantung koroner, asam urat menyerang endotel -lapisan bagian paling dalam pembuluh darah besar. Jika endotel mengalami disfungsi atau rusak, akan menyebabkan penyakit jantung koroner, ini terjadi terutama berkaitan dengan kolesterol.

Karena itu pemeriksaan penyakit asam urat harus komperehensif. Harus dilihat penyulitnya. Jika penyulitnya ada pada sendi atau radang sendi maka yang memeriksa adalah ahli reumatologi. Bila efek sampingnya ke ginjal maka harus dikonsultasikan ke ahli urologi. Sebagai dokter, kalau ketemu pasien dengan hasil cek asam urat tinggi, harus berpikir balik, jangan-jangan pada pasien tersebut ada gangguan jantung, kencing manis maupun ginjal.

Yang terpenting adalah menjaga kadar asam urat agar berada di batas normal : 7 mg per 100 mililiter. Caranya adalah dengan menjalani pola makan sehat dengan menghindari makanan dan minuman dengan kadar purin tinggi, yaitu : jeroan, udang, kepiting, cumi, kerang, ikan teri, makanan kaleng (sarden, kornet), serta minuman beralkohol.

Dari berbagai sumber

3 responses to “Mengenal Asam Urat

  1. Pingback: Mengenal asam urat | fauzan azmi almustafa official blog·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s