Selamat tinggal Ramadhan 1429 H

Hari-hari terakhir bulan Ramadhan adalah hari-hari duka bagi orang-orang shalih.
Ketika mereka memasuki detik-detik akhir penghujung Ramadhan, tidak jarang air mata mereka menetes, hati mereka pilu, dan jiwa mereka resah.
Betapa tidak, bulan yang penuh keberkahan dan keridhaan Allah itu akan pergi meninggalkan mereka.
Bulan dimana orang-orang berpuasa dan menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah.
Bulan yang Allah bukakan pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka serta dibelenggunya syetan.
Bulan yang awalnya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.
Bulan dimana nafas-nafas orang berpuasa lebih harum disisi Allah dari minyak kesturi.

Mereka menangis karena merasa belum banyak mengambil manfaat dari Ramadhan.
Mereka sedih karena khawatir amalan-amalan mereka tidak diterima dan dosa-dosa mereka belum diampuni.
Mereka berduka karena boleh jadi bulan Ramadhan itu tidak akan lagi menemui mereka kembali di tahun depan.

Ramadhan menggoreskan kenangan yang teramat indah, dimana orang-orang berbondong-bondong bersemangat untuk menjalankan amal-amal ibadah.

Shalat Isya, maghrib bahkan subuh berjamaah sungguh sangat menggairahkan, dimana orang-orang sangat antusias untuk mengejar rahmat dan pahala Allah SWT.

Akankah hal ini akan berlanjut di bulan-bulan setelahnya ????

Wallahu ‘alam bishawwab …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s