Sebuah Kematian yang Indah ..

Telepon genggam seorang ustadz berdering ketika sedang memberikan materi kuliah di depan mahasiswanya. Seorang sahabat dekat sang ustadz memberitahukan bahwa mertuanya telah dipanggil kehadirat Allah SWT, dengan sedikit berat hati karena materi perkuliahannya belum selesai, sang ustadz berjanji untuk datang setelah usai perkuliahan.

Selang satu jam kemudian, telepon genggam sang ustadz berdering kembali, kali ini dari rekan sekerjanya yang memberitahukan bahwa salah seorang sahabat dekat sang ustadz telah dipanggil kehadirat Allah SWT. Setengah tidak percaya, karena sejam yang lalu sahabat sang ustadz baru saja meneleponya, akhirnya beliau langsung telepon ke rumah sahabatnya, dan setelah terjadi perbincangan dengan seseorang yang ternyata adalah isteri sahabat sang ustadz, sang Ustadz merasa kaget dan iri kepada sahabatnya karena informasi tentang kematian sahabat sang ustadz memang benar adanya dari isterinya.

Dan yang membuat sang ustadz iri adalah bahwa kematiannya itu terjadi setelah memandikan jenazah mertuanya. Inalillahi wa inna ilaihi rooji’un ….

Kematian yang indah .., begitu sang ustadz menyebutnya ….

Berapa banyak manusia yang telah dipanggil oleh Allah SWT dengan beraneka ragam cara dan suasana, ada yang meninggal dengan sangat tragis, melalui kecelakaan lalu lintas, ada yang meninggal ketika sedang beraktifitas berat, dan masih banyak lagi cara dan suasana Allah SWT memanggil hamba-hambanya, tidak terkecuali kita.
Kapan kiranya kita akan dipanggil oleh Allah SWT, seperti apakah kematian yang akan menimpa kita dan kematian seperti apakah yang kita inginkan..??

Bagaimanakah trik dan strategi agar kita dipanggil oleh Allah SWT dalam keadaan yang indah ?
Tentunya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa tahapan atau terminal yang akan dilalui oleh kita, beberapa terminal yang akan kita lalui dan harus kita ketahui dan kita pahami tersebut adalah : terminal Alam Rahim, terminal, terminal Dunia, terminal Alam Akherat.

selain dari mengetahui dan memahami hal tersebut di atas perlu juga menggunakan beberapa trik-trik seperti yang dicontohkan oleh nash-nash yang shoheh :

1. Bergegaslah dalam melakukan amal sholeh, jangan menunda niat berbuat baik
‘ Apabila kamu mempunyai niat untuk berbuat baik di pagi hari maka jangan kamu tunda untuk dilakukan di sore hari, dan apabila kamu mempunyai niat untuk berbuat baik di sore hari jangan kamu tunda esok hari ‘ ( Al Hadist )

2. Sempatkanlah kalian dalam beribadah karena nanti akan kupenuhi dengan kecukupan

3. Jangan terlena dengan keindahan-keindahan sesaat.

Kebanyakan manusia yang telah merasakan nikmatnya keindahan dan kemegahan dunia, menjadikan mereka lupa akan tujuan yang sesungguhnya akan penciptaan manusia. Mereka melupakan atau lupa terhadap sang pencipta, lupa terhadap hari akhir, dan lupa terhadap hari yang dijanjikan, yaitu hari kematian dan hari kebangkitan.

4. Mempunyai jiwa yang khusyu’

Kekusyu’an kita tentang keyaqinan bahwa kelak kita juga akan bertemu dengan Allah SWT.

5. Kekuatan doa untuk mendapatkan kematian dalam keadaan husnul khotimah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s